Kenapa Cegukan?

Hiik, hiik, hiik.. Hmm, gitu nggak ya nulis suara orang cegukan? Kira-kira saja begitu. (Ada yang mempraktekkan membacanya dan membandingkannya dengan bunyi cegukan asli? He.)

Kalau gw cegukan biasanya langsung disuruh minum air banyak-banyak ditambah dengan sebuah vonis jumawa: itu karna kurang minum tuh..banyakin minum air. Perut kembung, cegukan nggak hilang. Deuh. Atau disuruh nahan napas beberapa waktu, dada sesak, nyawa terancam melayang.

Waktu Behelorens cegukan, gw kasi dia wejangan yang sama. Tapi kemudian gw bayang-bayangin, orang-orang yang terserang dehidrasi di tengah gurun kan nggak ada yang pada cegukan kan ya? Gitu juga dengan atlet-atlet setelah berolahraga yang mengeluarkan cairan tubuh, nggak dehidrasi juga.

Setelah gw cari tau, tenyata cegukan sama sekali tidak berhubungan dengan kekurangan minum (walaupun minum air menjadi solusinnya). Menurut http://wartamedika.com, cegukan disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada diafragma, dimana diafragma itu adalah lembaran otot yang memisahkan paru-paru dengan rongga perut yang berbentuk kek kubah.

Ketika kita menghirup udara, diafragma akan bergerak ke bawah yang menyebabkan udara masuk ke paru-paru. Sebaliknya ketika menghembuskan udara, diafragma bergerak ke atas. Nah, terkadang gerakan diafragma ini keganggu oleh kejang (spasme). Saat kejang diafragma tiba-tiba bergerak ke bawah yang diikuti masuknya udara ke paru-paru dan menutupnya klep tenggorokan secara tiba-tiba pula. Gangguan seperti ini yang menyebabkan cegukan terjadi.

Sedangkan hal-hal lain yang bisa menyebabkan cegukan seperti makan terlalu banyak atau cepat, tertelan udara dalam jumlah besar, rokok dan alcohol, perubahan suhu lambung tiba-tiba seperti ketika sedang menyantap makanan panas lalu langsung minum air dingin, atau juga stress emosional.

Cegukan yang disebabkan hal di atas dapat hilang dengan sendirinya, tapi kebanyakan kita ngerasa keganggu dan nggak nyaman. Untuk menghilangkannya ternyata saran dunia medis memang dengan cara minum air dan menahan napas itu. Namun dengan tambahan air itu diminum secara cepat dan sedapat mungkin air dingin. Untuk menahan nafas pun juga nggak perlu lama, cukup sekitar 10 detik dan dilepas perlahan, yang penting dilakukan beberapa kali. Atau juga bisa dengan menelan gula atau madu sebanyak satu sendok.

Bagaimana dengan cara dikejutkan yang banyak dipraktekkan di film-film? Gw lebih yakin daripada untuk menghilangkan cegukan, teknik kejut kek itu lebih pas untuk menghilangkan penyakit jantung. Penyakit jantungnya hilang, nyawanya juga. Hehe…

Tidak ada komentar: