Ok, udah lama ga cerita-cerita lagi. Kemaren itu harinya yang agak lain sensasimya.. Pengurusan terakhir pendaftaran ujian kompre kan kemaren itu. Saya zangzengzong udah dari pagi sudah di kampus sama pacar untuk ngurusnya.
Eh kok nilai mata kuliah pengantar hukum bisnis saya kosong. Lagi. Sudah dua kali ambilnya tapi masalahnya tetep sama: nilainya ga keluar. Hebat. Setan.
Ok, urus-urus dulu, sampe siang belum kelar karena dosennya lagi ke jogja. Kalo sampe senin pagi nilainya belum disetujui sama si dosen, artinya saya belum bisa la untuk ujian kompre hari itu. Ow yeah, kereeeennn... Keren deh beneran. 
Paling nggak saya bisa persiapkan diri lebih matang untuk ujian dua minggu berikutnya. InsyaAllah langsung lulus dalam sekali ujian dan nggak perlu ulang-ulang ujiannya lagi. Bless me ya Allah,.
Hai selamat siang 
hari ini 30 Desember 2011. Bukaaannn. hari ini Jumat, tanggalnya yang 30 Desember 2011. Terakhirnya ini hari untuk siapa yang mau trading saham di 2011. Di tahun yang IHSG ditutup pada 3821, naik 0.34%.

Untuk saham yang saya rekomendasikan ada JTPEBerikut ini yang dikenal JTPE., laba Q3 tahun ini mengalami kenaikan 4% dari Q3 tahun lalu. Secara grafis mengalami uptrend semenjak oktober,
Eh di desember ini membentuk pola berbentuk mangkuk dengan kedalaman lembah sebesar 30 dan tinggi mangkuk be...rada di poisisi 300 yang juga resistennya. Maka jika 300 tembus diperkirakan akan melanjutkan kenaikan menuju 330. Didukung juga nih sama parabolic S&R nya dan MACD histogram yang positif


Ini lagi TRAM yang juga sepertinya bagus
sedang harmonis-harmonisnya dengan uptrend, fibo retracenya jelas-jelas sedang menguji resisten kuat di 1000.
Laba Q3 luar biasa naik 40% lho dari Q3 tahun sebelumnya, dari RSI siap melanjutkan golden cross nya dan parabolic S&R pun mendukung. 
  Oke deh gitu dulu saja. Silakan resume lagi transasksi trading kita setahun ini, perbaiki sistem-sistem dan kekurangan  dalam analisis. Happy Cuan..
 Eh bentar deh  itu JTPE dan TRAM nya disclaimer dulu dong.

Weekly Chart, Minggu terakhir Desember 2011

Ini lho weekly chart IHSG., minggu terakhir di tahun 2011. Akhir pekan lalu menguat 0.04% dan ditutup pada 3797, ada peningkatan volume dan RSI-nya pun mulai mau golden cross. Target R1 IHSG dalam minggu ini di 3820.5, S1 3740.5, R2 3862.75, S2 3702.75 (close akhir tahun di level psikologis 4000 keknya belum kesampaian), namun kemungkinan windows dressing bisa memacu kinerja bursa Stock pick for today: BBNI Disclaimer On. Oya, bagi siapa yang tertarik mengetahui market outlook 2012 bisa langsung di download lewat http://etrading.co.id >news&research>analysisa Untuk pembahasannya silakan berkunjung ke galery di jalan pondok 90 A Padang

Chart Outlook AALI (monthly)

Saya coba bikin analisis monthly chart AALI, Astra Agro Lestari, tau kan, grupnya astra yang ngrusin agro/pertanian sawit dan macam-macamnya. Begini chartnya
Setelah mengalami koreksi tajam akibat imbas krisis global, pergerakan harga saham AALI kembali mengalami uptrend hingga Desember 2011 ini. Saat ini chart bulanan AALI membentuk pola head and shoulder dimana pada bulan Oktober candlestick sempat menguji garis konfirmasi di 18.000 yang sekaligus merupakan level support channel dan juga titik wave 2. Gagal menembus garis konfirmasi, AALI kembali rebound yang ditandai dengan golden cross yang terjadi pada indikator stochastic slow dan ditargetkan menuju wave 3 yang juga target middle channel di level 27.000. Minor target resistance AALI berada pada level 24.000. Oya, agar dipahami posisi discalaimernya ON ya

JSMR Lagi

Saya nyoba analisis kecil2an lagi saham JSMR,. Salah satu saham idola saya.
Dari beberapa indikator teknikal dapat terliat, stoc fast mendukung, RSI juga, SMA sama pun. Sedangkan dari volume, stoc slow dll saham ini masih menuju area oversold.
Tapi dari garis support posisi trading 3 hari perdagangan sebelumnya berada dalam support yang kuat, gitu juga dengan trendline selama sebulan terakhir yang bergerak ke atas.
Tapi masih ada nih yang kurang dari analisis saya, terkait ambil di harga berapa dan lepas di berapa, untuk sementara R1R2 dan S1S2 bisa ditetukan melalui pivot point.
Smoga ilmu saya bertambahlah dalam analisa saham lebih detail lagi.

Halang Rintang

Alhamdulillah skripsi saya sudah diseminarkan. Dengan judul analisis intellectual capital pada bank nagari dan hubungannya dengan kinerja perusahaan. Kejadiannya hari Rabu tanggal 16 November kemaren tapatnya kalau kalian mau tau. Masih ada yang perlu direvisi sedikit kata dosen yang menguji skripsi saya kalau benar beliau memang menguji. Tapi keknya beneran lah, karna saya sendiri memang ngerasain ada yang janggal setelah diberi kebenaran sama si dosen.


Itu skripsi sudah ditampilin aja saya senang, setelah nunggu setahun beberapa minggu ngerjainnya. "Apa, setahun???" kok kaget, kalian seharusnya ngsih ucapan selamat ulang tahun dong, saya saja bikin acara tiup lilin segala sama si skripsi. Tapi nggak sampai makan malam bersama karna tau itu akan terliat aneh, lha bikin acara niup lilin itu aja udah aneh, bener kan? Bener.

Sebelum kaget cobalah liat skripsi saya itu terlebih dahulu. Kemungkinan ada dua kutub ekstrem berkomentar.
Yang pertama bilang: Wah, ga ngerti saya,. susah banget
Orang pertama itu macam abang sepupu saya yang bilang.
Yang kedua bilang: Gini aja apa susahnya sih, apa lagi cuman deskriptif aja, Gampang mah..
Orang kedua itu macam teman saya yang berkomentar

Tapi saya punya jawaban untuk keduanya kok,
komentar pertama saya tanggapi: maka karna itu lama, lha itu penelitian selevel s2 kok... pembimbing saya aja udah s3. He

Komentar kedua saya jawab: maka karna itu lama, DISEBABKAN SAYA TAK PUNYA WAKTU UNTUK URUS HAL REMEH TEMEH DAN GAMPANG SEPERTI ITU. HAHAHAA....

Tanggapan kedua saya sepertinya lebih ok, apalagi menurut Mario Teguh yang pernah punya sabda: Hanya orang kecil yang disibukkan hal kecil, orang yang besar tidak akan dipusingkan dengan hal kecil karna fokusnya menyelesaikan masalah besar.
Jadi itulah, skripsi saya itu macam hal kecil lah.. hehe

Kok kesannya saya jadi malah sombong ya nganggap itu skripsi hal yang remeh. Padahal dibalik tiap lembar skripsi itu ada kasih orang tua dan kakak saya yang tak henti berjuang, ada sanak keluarga yang turut beri perjuangan, ada dosen pembimbing yang tak bosan mengingatkan, ada pacar yang selalu kasih bantuan (dan kecupan), ada rekan, teman, kerabat kasih dukungan (malah junior yang di Pojok BEI Unand rame yang datang waktu seminar). Dan tentu saja dibalik itu semua ada Allah, Tuhanku Maha Keren.

Ya Allah, terima kasih karna Engkau tau hamba memang tidak mampu mengerjakan skripsi itu sendirian, tapi Engkau tempatkan hamba dekat dengan orang-orang yang peduli sebagai jawaban. Berkatilah mereka, segala Puji untukMu Tuhanku.

Ilusi Optik?

Dua minggu yang lewat Ibu saya diajak adiknya ikut terapi yang rendam kaki itu. Bukan yang rendam kaki yang pake digigit ikan-ikan kecil itu, apalagi yang digigit-gigit ikan piranha. Bukan. Tapi yang ada alat elektrisnya.

Ada beberapa tempat di Padang yang saya tau nyediain terapi macam itu, tapi Om saya ngajak Ibu yang ada di daerah Parak Laweh. Kalau orang Betawinya bilang: daerah Kebon Gede. Hahaha.

Perlu beberapa kali ikut terapi agar bisa lebih sehat. “Hanya meminimalkan penyakit dan racun dalam tubuh, bukan untuk sembuh total karena kan kita makan-makan terus, kemasukan racun-racun dan bakteri terus.” Itu orang terapinya yang ngasih penjelasan.
Untuk terapi hari selanjutnya saya yang nganter Ibu. Sekalinya terapi 30menit, kita cuman perlu duduk anteng selama itu. Karena sama-sama akan nunggu juga, hayulah saya nunggunya juga sambil rendam kaki.

“Ini aman gitu ada aliran listrik di air?”
“Nggak apa-apa, tenang aja.” Si mbak terapis mulai nyolokin kabel.
“Aahhh… eghh…” Saya teriak tertahan
Si mbak kaget, ada ibuk-ibuk yang juga lagi terapi sama kaget juga keknya. “Eh kenapa? Nyetrum ya?”
“Eh nggak apa-apa kok.” Jawab saya. Saya jawab gitu karna memang ga kenapa-kenapa. Tadi itu cuma mau teriak aja.
“Aduh, bikin kaget aja kamu.”
sebelum
ini foto habis terapi

Air hangat yang awalnya jernih waktu awal kaki saya direndam, eh Ya Allah berubah kek air comberan setengah jam setelahnya. Hasil perubahan warna air itu ditafsirkan berikut sama terapisnya: Itu yang busa-busa asam lambung kamu banyak, agak parah maag kamu. Itu juga yang agak berminyak warna kuning kemerahan kolestrol kamu yang diserap, agak tinggi juga, trus itu yang putih-putih kenanya di sendi dan tulang kamu, jarang gerak kamu itu. Trus yang item banyak itu polusi-polusi semua.

Saya nunggu penjelasan tambahan si mbak terapis. Saya kira si mbak mau nambahin di ujung kalimatnya, “Itu penjelasannya ‘disclaimer on’ ya.” Ternyata nggak, cuman sampai polusi itu aja. Ya biarlah.
hasil terapi kedua

Mudah-mudahan emang bisa jadi lebih sehat abis terapi-terapi gitu, sekalian kualitas kesehatan saya upgrade secara pribadi tentunya. Apalagi pas terapi kedua kemaren air di ember kecilnya udah nggak sekeruh waktu pertama. Biar pacar saya ga bilang itu sebenarnya bukan tempat praktek terapi, tapi tempat praktek sulap. Halahhh….he

Biarkan Papua Mandiri, Bukan Pembiaran

Papua itu tanah terjajah, terjajah bangsa sendiri. Bangsa sendiri yang diperkuda bukan pula oleh negara lain, tapi hanya sebuah perusahaan asing. Hebat nian itu perusahaan bisa menundukkan legitimasi pemerintahan sebuah negara.
Dulu dosen saya waktu di Jurangmangu pernah cerita tentang mantan mahasiswanya. Mantan mahasiswanya yang sudah pernah menjadi auditor pemerintah. Dibilang 'pernah' karena mahasiswanya itu sudah almarhum.

Almarhum karena ketika mahasiswanya itu melakukan audit lapangan di salah satu lokasi tambang Freeport atau Fuckport atau apalah namanya. Lokasi tambang yang berada di balik hutan belantara Papua, untuk mencapainya dengan gampang musti naik helikopter.

Itu helikopter punya perusahaan, dinaiki oleh auditor pemerintah, dan tentu juga orang dari pihak perusahaan. Saat di atas hutan belantara itulah para auditor didorong keluar dari helikopter. Kasusnya ga selese sampe sekarang.

Maka kalau pacar saya bilang ingin kerja jadi akuntan di Freeport tentu saja saya tidak mau kasih setuju. Takut kena bunuh nggak, karena kan katanya kerjanya di Jakarta. Lagian kan bukan bakalan jadi auditor eksternalnya.

Lebih dari itu, saya ga mau aja pacar saya ikut ambil bagian sebagai penjajah bangsa sendiri.Ntar dikutuki roh moyang Papua jadi patung asmat kan berabe..

Jadi itulah, sayang sekali pemerintah kita kayaknya melakukan pembiaran. Pembiaran yang kalau terus-terusan akan jadi permasalahan sosial yang makin akut. Lagi saya pikir kalau pemerintah merasa berat ngurusin Papua dan nanggung-nanggung membiarkan masalah begitu, ya biarkan saja mereka merdeka. Hidup dengan soul n value nya sendiri yang tak akan pernah dipahami Jakarta.

Hidup Papua, oh merdekalah selalu

Jadi Bajingan

Cerita adaptasi, dagelan komik Surayah Pidi Baiq yang juga ada dalam Kitab Alasbun beliau. Lucu..

Sepasang kekasih lagi kencan di kafe

Akang (A): seneng deh punya pacar kayak Neng...
Eneng (E): eneng juga Senang Kang...
A: Pokoknya, sebelum kita nikah Akang gak bakalan nyium Eneng, biar cinta kita suci
E: Iya Kang..
A: Kalau sampai Akang nyium Neng sebelum kita nikah berarti Akang adalah cowok bajingan Neng
E: Iya Kang...
A: Neng...
E: Apa Kang?
A: Duh gimana ya?
E: Gimana apanya? Ngomong aja Kang...
A: Akang mau jadi cowok bajingan Neng...

Huahaaha....

Sejarah Perkembangan Saham

Anak SMA sekarang sudah enak. Untuk yang jadi lapar karena dengar kata enak, perlu diketahui anak SMA itu siswa sekolahan, bukan nama makanan. Mohon dimengerti. Untuk yang kanibal mungkin jadi makin lapar. Saya pahami.

Enaknya karena kurikulum pasar modal secara mendasar sudah mulai diperkenalkan untuk mereka saat belajar di kelas. Zaman SMA saya dulu yang nam… bentar dulu, bagusnya diganti ‘kemaren’ karena kalau ‘dulu’ kesannya saya lahir di masa peralihan Orde Lama dan Orde Baru., Ok diulang, zaman saya SMA kemaren, belum ada itu namanya belajar pasar modal. Jadinya pas kuliah harus belajar dari awal banget. Padahal idealnya pas kuliah itu sudah tinggal belajar hitungan atau aplikasi.

Begitu pentingnya mengetahui pasar modal dari dini, mengingat perannya begitu penting bagi sebuah negara. Sehingga penting juga untuk diketahui lebih dini. Hal itu yang saya sampaikan waktu safari pasar modal (Capital Market Goes to School) di SMA 1 Payakumbuh, Sabtu 29 Oktober kemaren.
Acaranya itu ide PIPM Padang yang pelaksanaannya diserahkan PIPM ke mahasiswa Pojok BEI UNAND. Saya sebagai yang kerja di perusahaan sekuritas yang juga menjalin kerjasama dengan Pojok BEI maka diundang serta. Kalau saya kerjanya di perusahaan sekuritas lain akankah tetap diundang? Heu..

Kalau seandainya ada diantara kalian yang begitu kritisnya bertanya kenapa harus mengadakan acaranya di luar kota, kenapa nggak di padang saja? Demi kekritisan kalian, ketahuilah jawabannya adalah karena Pojokers itu ingin ngadain acara yang sekaligus bernuansa bertamasya ria. Malah kalau perlu ke Pekanbaru itu mereka ngadain acara. Haaha,, tidakkah ide mereka itu lebih kritis dari pertanyaan di atas? Mudah-mudahan bukan turunan senior mereka. Ehm..

Materi yang saya sampaikan tentang sejarah, perkembangan, dan peranan pasar modal. Terpujilah Larry Page yang telah menyediakan Google untuk seluruh umat manusia. Untuk para pencari ilmu, para pencinta hiburan, para plagiator juga. Dari BAPEPAM dan BEI cuma diketahui sejarah pasar modal Indonesia dan Asia berawal dari masuknya VOC. Sebelum itu musti ada yang mendahului bukan? Saya ingin merunut ke beeeelakaaaaang lagiiiiii……. Dari awal adanya saham itu.
Untung ketemu itu situs http://belajarinvestasi.com/dasar-saham/sejarah-perkembangan-saham.html. dibahas lengkap dari awalnya ada saham sejak zaman imperium romawi, hingga pasar modal saat ini. Silahkan teman-teman pelajari langsung dari sumbernya.

Tapi masih kurang lengkap itu rasanya. Mesti juga sebelum Romawi itu ada asal muasalnya. Saya googling lagi. Sampai akhirnya tercerahkan karena ketemu kesimpulan bahwa akar adanya saham itu sejak zaman Rasulullah SAW, bahkan lebih hebat lagi: dari kitab suci Al Quranul Karim!

Berlebihankah kalau saya cerita? Saya harap nggak kalau teman-teman buka dulu Quran Surat Al Baqoroh ayat 275-283. Khususnya ayat 282, ayat terpanjang dalam Kitabullah. Ringkasnya disitu sitekankan pentingnya catat mencatat hutang-piutang dan segala hal mengenai peralihan harta, disertai saksi yang ditunjuk. Zaman sekarang pencatatan itu sudah dilakukan JATS dan saksinya sudah diwakilkan KPEI dan KSEI.

Tapi Rif, disana kan nggak ada penekanan kata saham? Aduh, kok masih belum tau sih kalau Quran itu sumbernya ilmu. Sumbernya itulah yang dipelajari sehingga menghasilkan ilmu. Lagian coba deh bahasa Inggris saham kan share, ada dulu yang bilang asalnya dari kata sharee/sharia yang itu kalau kalian mau tau adalah bahasa arab.

Itu juga yang dilakukan Rasul dengan memperbolehkan sistem bagi hasil dalam pengelolaan tanah pertanian/perkebunan pada masa itu. Orang yang ga punya tanah boleh mengelola tanah yang dimiliki orang lain yang entah sibuk karena apa sehingga tak bisa mengolah tanahnya sendiri. Lantas hasil dari olahan tanah tersebutlah yang dibagi antara sang pemilik tanah dan pengelolanya. Berapa bagian untuk bagi hasil itu disepakati dengan ijab qabul. Itu asal muasalnya.

Kalau di masa sekarang sama aja orang ada orang yang kapabel dalam mengelola perusahaan (manajemen), tapi ga punya perusahaan yang akan dikelola. Trus ada orang yang kelebihan dana untuk mendirikan perusahaan (pemegang saham). Ntar itu lah ada bagi hasil antara manajemen (gaji,fasilitas) dan pemegang saham (dividen).

Kalau begitu kok orang masih mendemo bursa efek? Akankah bursa mengalami crash dalam yang membuat perdagangan saham ditutup? Hmm., Insyaallah saya ulas dikesempatan berikutnya saja dikarenakan saya sudah capek ngetik ini ya.

Ini Warna, Ini Hidup, Ini Hidup Berwarna

Pernahkah kawan-kawan sekalian mendengar ada yang bilang: life is what happened to us when we are busy making plan". Hidup itu adalah sesuatu yang terjadi ketika kita sedang menjalankan rencana-rencana kita. Pernah dengar? Kalau belum pernah gw harap kalian segera mendengar itu supaya tahu, dan kalaupun nggak begitu dengan membaca ini kawan-kawan sudah tahu. Kan?

Kalau hidup didefinisikan kek pepatah di atas, maka ini lihatlah gw lagi menjalani hidup. Bulan ini apalagi, berwarna. Seminar skripsi untuk selanjutnya ujian kompre, ujian toefl, ujian sertifikasi, nyiapin materi roadshow pasar modal ke siswa SMA di luar kota, target kerja dengan jadwal trening dan promo. Itu daftar planning gw untuk kurang dua bulan. Pas disemua yang saling numpuk itu buat dikerjain bokap gw musti dirawat di rumahsakit. Itulah hidup gw. Bukankah keluarga di atas segalanya?

Karena itu kalau nama gw masih tertunda untuk tertera dalam daftar alumni kampus tak semestinyalah gw jadi memburu dosen supaya segera mengesahkan draft skripsi itu. Karena selain gw yang ada beberapa kendala ternyata pembimbing gw itu juga tidak dalam kondisi sehat. Maka akan terkesan kurang bijaksana jika gw mendesak dosen sementara gw tau orang tua gw juga akan merasa ga enak hati untuk melayani bimbingan skripsi mahasiswanya kalau dalam kondisi kurang sehat seperti itu.

Lagian salahmu sendiri ketika diluang waktu kamu tidak menyibukkan itu skripsi! Itu kakak gw yang bilang, nyokap gw yang menyesalkan gw punya tindakan. Ini malah menyibukkan main-main, tidur-tidur, baca-baca cerita, juga ngapa-ngapain lain. Yang entah kenapa gw sampai hati pada diri sendiri.

Ya satu rencana mungkin saja tertunda, tapi nggak yang lainnya tentunya. Masih bisa diburu, agar menjadi seperti yang dibilang si diva baru: sesuatu. Siapa yang memburu? Harus kamu sendiri, yang lain cuma bantu restu. Itu saya yang bilang sendiri.

Rebound 27 September 2011

Kalo diliat dari chart hari kemaren gw agak pesimis dengan IHSG hari ini yang sepertinya akan cendrung menurun. Tapi pas liat indeks regional maupun global, ditambah positifnya harga-harga komoditas dunia ternyata membalik perkiraan gw terhadap IHSG, IHSG naik 3% lebih.
Tapi tetep gw belum berani pasang beli untuk sekarang, mungkin kalau intra day trading momentumnya bagus untuk sedikit curi-curi cuan atau meminimalkan cut loss. Berhubung gw bukan day trader makanya ga ikutan masuk.

Kalau dalam teknikal, ini yang disebut teknikanl rebound, ada pantulan ke atas namun secara tren masih mengarah ke bawah. Kalau dalam istilahnya Master Ellen May, teknikal rebound ini kayak bola pingpong yang mantul di tangga, tapi ke bawah, walaupun mantul tapi ngarahnya ke bawah.


Untuk para investor, saran gw tetap tahan dulu untuk masuk hingga Oktober, kita liat dulu penanganan hutang Yunani itu dulu. Namun jika ada momen lebih silakan untuk cut loss dan ambil cashnya untuk siap-siap masuk memanfaatkan the real rebound ketika tren sudah mengarah ke atas.
Untuk para trader keknya udah ga butuh saran lagi, karena a truth trader akan selalu bisa take profit walaupun dalam kondisi bearish, hehe. Apalagi untuk besok gw jadi yakin lagi akan tetap naik.

Salam cuan untuk semua.

The Lowest Drop of Our Composite Index

Minggu ini perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia ada rekor baru lagi, memang berbanding terbalik dengan beberapa rekor indeks sebelumnya yang beberapa kali mencapai level psikologis tertinggi dalam satu tahun. Pada Kamis 22 September kemaren IHSG jatoh hingga 8.89%. Sejak pertama kali tau pasar modal dari 2006, belum pernah gw nemu penurunan tertajam dalam sehari kayak gitu.

Bahkan penurunannya 2x lebih besar dari penutupan terbesar regional indeks hangseng yang pada hari itu ditutup -4%. Tercatat kemaren itu hanya tiga saham yang mengalami kenaikan harga sedangkan yang lainyya turun dan beberapa malah terkena auto reject.
sumber: http://etrading.co.id/hots
Yang lucunya pas hari itu di kantor gw BEI Padang lagi ngadain Sekolah Pasar Modal untuk umum. Kesian juga jadinya, pertama kali mengenal pasar modal langsung dapat pengalaman traumatis kek gitu, haha. Kalau kayak gitu namanya bukan Sekolah Pasar Modal lagi, tapi udah jadi Sekolah Pasar Modarrr... he

Tapi tetap yang kasian itu ya para investor yang sahamnya nyangkut semua, apalagi yang transaksi pakai margin, aduhhh. Para peserta SPM itu mah kagak napa-napa karna memang belon invest. Dampak buruknya mungkin karna liat bursa anjlok gitu mereka jad lebih milih invest pada instrumen lain. Hoho..

Gw sendiri kenapa terliat cukup tenang dengan kondisi penurunan yang tajam ini? Itu karena pada hari Seninnya gw udah lepas semua saham en milih hold pada cash. Bukan karna gw tau info atau dapat kabar-kabar angin indeks akan jatuh tiga hari sesudahnya, tapi karena waktu itu potensial loss gw udah numpuk, haha.. Jadi pada hari Senen itu gw hanya mengeksekusi trading plan dimana cut loss gw telah mencapai limit.

Untungnya hari Jumatnya ada sedikit ada refresh dengan naiknya indeks meski tipis. Kenaikannya belum mampu menutupi penurunan indeks yang terjadi sejak hari Senin sebelumnya. Hal ini selain regression channelnya yang memang telah menyentuh level support juga tak lepas dari campur tangan pemerintah baik dari segi moneter dimana BI bisa menahan penurunan rupiah melalui lelang SUN maupun adanya arus masuk ke saham-saham BUMN. Karena kalau penurunan berlanjut di hari Jumat maka Bursa akan di suspen.

Untuk kedepannya investor sebaiknya tetap waspada pada tren penurunan.Dalam beberapa minggu ke depan keknya indeks masih akan didominasi warna merah, namun jika dalam hitungan bulan hingga akhir tahun gw masih optimis akan ada sedikit penguatan. Jadi untuk seminggu ini gw mungkin akan tahan diri dulu untuk kembali masuk sambil melihat perkembangan penanganan krisis hutang eropa.

Feel

Ini lagunya abang gw Robbie Williams. Lagu ini populer pas gw esempe apa apa waktu esema gitu, lupa gw. Lagu Feel jadi salah satu lagu favorit Robbie Williams gw selain Better Man. Video klipnya juga bagus.

Robbie Williams - Feel Lyrics

Come on hold my hand, I wanna contact the living
Not sure I understand, this role I've been given
I sit and talk to God, and He just laughs at my plans
My head speaks a language, I don't understand

I just wanna feel, real love fill the home that I live in
Cause I got too much life, running thru my veins, going to waste
I don't wanna die, but I ain't keen on living either
Before I fall in love, I'm preparing to leave her

Scare myself to dead, that's why I keep on running
Before I've arrived, I can see myself coming
I just wanna feel real love fill the home that I live in
Cos I got too much life, running thru my veins going to waste
And I need to feel, real love in the life ever after, I can not get enough

I just wanna feel, real love fill the home that I live in
I got too much love, running thru my veins, to go to waste
I just wanna feel, real love in the life ever after
There's a hole in my soul, you can see it in my face, it's a real big place

Come on hold my hand, I wanna contact the living
Not sure I understand, this role I've been given
Not sure I understand, not sure I understand
Not sure I understand, not sure I understand

Sekilas Tentang Snouck "Abdul Gaffar" Hugronje

By the way postingan gw tentang kemerdekaan taun ini yang menyinggung-nyinggung tentang Aceh memang gw inget lagi dengan sosok tokoh Belanda di Aceh, Snouck Hugronje. Gw tau nama itu awalnya dari belajar sejarah pas SMA, sayang info lebih lanjut tentang tokoh itu ga dibahas mendalam di buku literature, namun dari ulasan terbatas tersebut ada satu paragraf mencolok yang bikin gw penasaran dengan si Snouck ini.
gambar
Paragraf itu mengatakan bahwa sampai 1904 Aceh masih belum terkalahkan dan menjadi satu-satunya wilayah Indonesia yang belum bisa dijajah Belanda. Namun setelah itu bisa dijajah setelah kedatangan Snouck Hugronje ke sana. Cuma itu saja tanpa keterangan lebih lanjut yang menjelaskan detail profil Snouck.

Dan setelah gw cari-cari tau, hal yang menarik adalah ternyata Mr. Snouck itu sama sekali bukan seorang tentara perang, bukan jenderal Belanda, ataupun orang pemerintahan Hindia Belanda. Snouck awalnya hanya seorang pendeta.

Sebagaimana kita tau Aceh menjadi salah satu pintu masuk saudagar dalam berdagang dan menyampaikan ajaran Islam di Sumatra. Ga heran ajaran Islam begitu kuat di sana. Ajaran Islam membuat masyarakat dan pejuang Aceh menjadi lebih tangguh, tak mempan diancam mati, tak mampu di adu domba. Kenyataan yang membuat kumpeni jadi gemes sama Aceh.

Hal itu membuat Belanda heran kenapa kok sebegitu susahnya untuk menaklukkan Aceh. Sebagaimana kita tau juga misi mereka selain gold dan glory, mereka juga memiliki target gospel. Mereka mengganti taktik dari perang terbuka dengan menyisipkan mata-mata ke dalam komunitas masyarkat Aceh. Orang yang disisipkan itulah Snouck.
Snouck bisa disisipkan karena sebagai pendeta dalam misi gospel paling nggak sedikit banyak tau tentang ajaran Islam. Biar lebih meyakinkan, Belanda mengirim Snouck ke Mekkah untuk berhaji. Di sana Snouck menjadi mualaf dengan tujuan yang salah. Dia juga sempet menggunakan embel-embel nama Islami, berkenalan dan menjalin link dengan syekh-syekh besar di sana yang juga memiliki kenalan dengan tokoh-tokoh Islam di Aceh.

Dari hasil mempelajari Islam dan perkenalan itulah Snouck dengan mudah masuk berinfiltrasi dengan masyarakat Aceh. Masyarakat dan pejuang Aceh yang kemudian percaya kepadanya menjadi tak sungkan untuk berbagi rahasia dan informasi pertahanan Aceh. Informasi tadi yang dibocorkan Snouck kepada tentara Belanda sehingga setelah itu bisa dengan mudah menjajah Aceh.

Seratus tahun sejak 1904 itu, pro-kontra tentang Snocuk Hugronje masih banyak diperdebatkan di beberapa forum. Banyak yang membenci karena beliau seorang mata-mata dan pengkhianat, mengkhianati masyarakat Aceh dan agama Allah (guru sejarah SMA gw pernah cerita karena ulahnya menggunakan Islam hanya untuk menjajah, Snouck mengalami sakratul maut yang berat, dan gw ga tau kebenaran sesungguhnya bagaimana).
Banyak juga yang menganggap Snouck bukan orang yang bersalah sesungguhnya karena dia orang suruhan dan bagaimanapun adalah bagian tokoh sejarah Aceh yang juga kemudian menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Apalagi Snouck juga memiliki anak keturunan yang notabene adalah putra-putri Indonesia juga.

Gw sebagai anak muda buta sejarah hanya mencoba saja mengambil posisi tengah. Menimbang tiap aspek lebih dan kurangnya. Ibaratnya sama kayak mempelajari Deandels, walaupun menyuruh kerja paksa bikin jalan Pantura kan jalannya tetap kita nikmati sekarang, sama juga kerja paksa proyek kanal banjir di Jakarta yang ternyata sekarang menjadi satu-satunya kanal banjir yang berkontribusi mengurangi kebanjiran di Jakarta, begitu juga dengan Thomas S. Rafles, biarpun seorang penjajah tapi bunga yang ditemukannya menjadi bunga langka khas Indonesia juga kan.

HUT RI 2011, Baru 66 Tahun atau Sudah 66 Tahun?

Sama kek taun lalu, HUT Kemerdekaan RI 2011 jatuhnya pas di bulan yang suci ini. Balik lagi ke 66 tahun lalu, Jumat jam 10 pagi ketika Bung Karno membaca teks proklamasi itu kan pas Ramadhan juga (tapi waktu itu tanggal 10 Ramadhannya). Istimewa sekali timing kemerdekaan kita di bulan suci setelah 350 tahun kena jajah kumpeni.
gambar
Tapi konon kabarnya saudara-saudara kita di Aceh bakal tersinggung berat kalau kita bilang Indonesia dijajah 350 tahun. Karena sejarah mencatat kalo DI Aceh baru bisa ditaklukkan pada 1904. Nggak sampai setengah abad kan!

Dan ketangguhan pejuang-pejuang Aceh pun takluk bukan karena perang terbuka secara langsung. Pejuang Aceh yang terbukti tak bisa dikalahkan, tak mempan di-devide et impera-kan kayak daerah lain, baru bisa dikalahkan setelah Snouck Hugronje disusupkan ke sendi kehidupan sosial bermasyarakat di sana. Salut gw sama Belanda, salut yang bikin kesel juga. Tapi paling nggak itu menunjukkan bahwa memang rakyat Aceh dan ajaran Islam sana terbuka terhadap pihak manapun yang datang secara baik.

Dan setelah dengan itu semua, pemerintah RI kerap kali merugikan Aceh baik secara politis dan ekonomis, ingat dengan Arutmin kan? Wajar dong Aceh minta merdeka. Itu juga yang lagi terjadi di Papua sana.

Setelah pada 1960an pemerintah merebut kembali Papua dari pasukan sekutu, eh habis itu malah ditelantarkan. Udah gitu, masyrakat Papua sendiri nggak menikmati tanah mereka yang kaya emas. Disedot abis oleh pemerintah yang bikin kontrak-kontrak konyol dengan Freeport. Logis juga Papua minta merdeka, karena mereka sekarang dijajah tak langsung oleh bangsa sendiri, dimiskinkan dan diijon di atas tanah ulayat mereka yang kaya.

Seperti pameo bilang right man in the right place in the right time, gw berkeyakinan seluruh aspek pemerintahan di Nusantara saat ini nggak berkompetensi mengelola negara segede Indonesia. Gw bukannya meragukan kemampuan aparat negara, cuma kemampuannya belum bisa menjangkau seluruh Indonesia. Our country is bigger and more complex than our governmental skills.

Contoh aja waktu Indonesia International Motor Show kemaren, pemerintah menyatakan kebanggaan dengan pesatnya kemajuan industri otomotif di Indonesia. Tapi kemajuan otomotif itu yang menyebabkan daerah-daerah di Indonesia menjadi makin macet. Kemajuan otomotif seharusnya diiringi kemajuan sarana infrastruktur, moda publik, perbaikan lingkungan akibat karbondioksida yang makin banyak, dan edukasi berkendara kepada masyarakat.

Beruntunglah Indonesia sekarang memiliki berbagai gerakan, perkumpulan, kegiatan, atau apapun namanya yang diisi oleh generasi-generasi berenergi positif terhadap kemajuan negara ini. Baik itu seni, teknologi, budaya, olahraga, pendidikan dan yang lainnya. Walaupun hal positif tersebut baru dirasakan secara parsial di beberapa bidang tertentu tapi itu bisa saja menjadi cikal bakal perekat bidang lainnya.

Kita tunggu saja. Sekarang kita resapi saja kemerdekaan yang 66 tahun ini dengan satu pertanyaan: Indonesia SUDAH 66 tahun, atau BARU 66 tahun?





Cerita Gambar Sapi Makan Rumput

Cerita adaptasi kartun Animaniac.

Seorang murid disuruh bikin gambar sama gurunya. Selang 2 detik anak tersebut langsung berteriak, "Sudah jadi!!!"
"Kok bisa sudah jadi aja?" Gurunya bertanya heran.
"Sudah kok bu."
"Mana coba saya liat gambarnya." Si guru lantas mengambil kertas gambar anak itu yang ternyata berupa halaman kosong saja. "Lho apa ini? Mana gambarnya?"
"Itu gambar rumput dimakan sapi bu."
"Kosong gini kok, mana rumputnya?"
"Sudah habis dimakan sapi bu."
"Trus sapinya mana? Juga ga ada."
"Ya sapinya udah pergi dong bu karena rumputnya sudah habis..."

Wisata Tarwih

Ramadhan kali ini gw nyoba jalanin rencana yang belum jadi-jadi dilakukan di ramadhan sebelumnya, wisata tarwih. Tahun lalu sudah ada sih sekali gw pergi tarwihan sama pacar di daerah Olo gitu, tapi baru sekali itu juga, he.

Tahun ini gw mau coba lagi di lebih banyak mesjid, dan Alhamdulillah, di tiga malam ramadhan pertama ini gw telah sholat di tiga mesjid berbeda. Yeah, walaupun cuma deket-deket rumah juga.

kenapa gw mau pindah-pindah masjid untuk tarawehan? kalau alasan filosofisnya biar terdengar bijak ya karena gw pengin tau tradisi malam ramadhan di masjid di tempat-tempat lain. Tsaah.
Alasan utama: mau cari tempat solat tarwih yang cepat kelar!

Karena jujur gw kurang tenang untuk duduk lama-lama di mesjid dengan berbagai seremonial Ramadhan. Apa itu berarti gw suka beribadah ramadhan? Gw suka, tapi nggak suka dengan seremonial-seremonial yang macem-macem.

Gw seneng dulu di Jurangmangu di masjid MBM habis Isya jamaah dan solat sunat, ga ada panjang-panjang bla-bla-bla, wirid dikit trus langsung tarwihan. Malah di musola Mujahiddin ga pakai wirid, jadi siap isya sama solat sunat langsung tarwih. Mantap dah!

Jadi sekarang gw kalo tarwehan nyari tempat masjid yang kek gini:
- protokoler acara yang SINGKAT dan nggak bertele-tele, karena ada juga mesjid yang bikin sesi 'curhatan' pengurusnya,
- ustad wiridnya yang semangat dengan pengajian yang segar,
- bisa gw jangkau dengan waktu kira-kira 10 menitan sebelon isya, karena gw kalau buka memang sangat menghayati dan mendalami, hehe

Dari tiga mesjid yang udah gw satroni, satu mesjid komplek gw sendiri, satu mesjid di komplek seberang selatan, satu mesjid di pinggir jalan raya deket pabrik biskuit, ternyata rata-rata rundown acara tarwihnya sama, dan menurut gw memang udah kayak gitu standar tak tertulisnya untuk mesjid-mesjid di Padang ini.

Tapi biarpun begitu gw tetep seneng dengan wisata tarwih ini karena bisa ngerasain suasana mesjid dan jamaah yang berbeda-beda. Masalah tarwihannya yang bakalan cepat selesai atau nggak, itu cuman karna gw yang males aja ya, hehe..

Semoga gw tetep bisa lanjutin mengingat ramadhan masih 1/10 waktu. Coba deh...

sepertinya memang begitu Pak..

Cerita adaptasi dari komik kariage kun
Seorang bapak ditegur oleh seorang pemuda, “Pak, di atas kereta dilarang merokok."
“oh iya, maaf..maaf dik, saya lupa“ bapak tersebut mengeluh, “sepertinya saya sudah pikun“
“mungkin saja Pak. Karena kita kan sedang di kapal. Saya hanya bilang Ga boleh merokok di kereta.“ jawab si pemuda.

Degenerasi

Wah apa kabar dengan blog ini? Frustasi dengan skripsi berakibat buruk ternyata dengan semangat ngeblog gw. Jadinya gw masih belum bisa seneng-seneng kayak pacar gw yang udah sarjana duluan.
Target menyelesaikannya dalam libur sebelum ramadhan ini pun agak terganjal karna gw bantu-bantu nyokap lagi koreksiin ujian mahasiswanya. Target input nilai ke sistem web dengan delapan kelas yang diasuh memang susah untuk mengolah nilainya secara cepat.

Kegiatan ngoreksi jawaban ujian ini seru-seru juga, sebagai mahasiswa yang selalu berada di posisi yang menghadapi ujian, pas berada di posisi sebaliknya, gw banyak nemuin hal-hal kocak tentang usaha mahasiswa dalam mencapai nilai.
Ada yang nulis ‘surat permohonan’ supaya dilulusin mata kuliahnya, ada yang tiga lembaran jawaban isinya peersiiissss semua sampai ke titik-komanya, ada yang menghias lembar jawaban dengan gambar bunga-bunga warna-warni, ada juga ni yang paling kocak sampe salah tulis kayak berikut:



Haha, entah dia memang salah tulis atau salah khayal.

Dengan isi lembar jawaban yang macam-macam rupa gitu gw jadi susah ngasih nilai secara benar. Meski nyokap udah ngasi pedoman penilaian, tetep aja gw yang lalim ini seenaknya ngasi nilai. Berat juga jadi dosen. Emang ga menurun kali ya, orangtua gw dua-duanya dosen, kakak gw dosen, lha masa gw cover boy sendiri?

Gw pernah kebangun tidur sore karna nyokap nelpon minta dijemput ke kampusnya. Kaos gw lusuh kelipet-lipet waktu tidur, rambut acak-acakan, muka keruh, celana jins lututnya sobek, alas kaki pakai sandal jepit. Nyampe kampus nyokap beliau masih siap-siap pulang, gw nunggu aja di bangku di depan gedungnya. Ada ibuk-ibuk lewat, ntah pegawai ntah dosen juga, ngeliat masam ke gw sambil menggerutu, ‘mahasiswa sekarang, slalu aja melanggar aturan kuliah’. Pas saat itu nyokap keluar en manggil gw, ibuk-ibuk tadi langsung ngomong dengan nada bicara yang jauh beda kayak sebelumnya, ‘Ooo ini anak ibuk, kok nunggu di luar panas-panas, kok ga masuk ke dalam aja tadi?’ Halah.

Malah hal parah lainnya taun lalu gw dapet nilai C untuk mata kuliah matematika ekonomi, dimana kakak gw asisten dosen untuk mata kuliah yang sama! Temen gw tanya, ‘kok lo ga bisa manfaatin ilmu kakak lo? Sementara temen kakak juga nanya sama kakak gw: itu beneran adik kamu?

Sebenernya hubungahn gw dengan matematika memang kurang harmonis. Yang gw inget terakhir kali gw intim dengan matematika itu kelas dua esempe, yang sampe intimnya gw ujian matematik sambil merem pun tetep dapet 10. Bener lho. Mungkin gw perlu memperlakukannya lebih baik lagi kayaknya.

Mumpung masuk ramadhan juga kayaknya gw ga hanya sama matematika yang harus berkelakuan baik, dengan sesama juga tentunya, untuk itu gw mohon maaf lahir batin sama temen-temen. Mari saling memaafkan biar puasa kita barokah, karna konon katanya bermaaf-maafan sebelum ramadahan lebih utama daripada bermaafan setelah ramadhan karna Allah hanya akan menerima puasa orang yang berhati bersih. Lha kalau bersihnya cuma baru pas lebaran, amalan puasa sebelumnya susah diterima dong?
Wallahualam, Selamat beribadah ramadhan ^_^

Picasso Punya "The Lesson", Gw Punya Skripsi

Hal yang cukup menyita perhatian gw belakangan ini adalah tugas pengerjaan skripsi. Momok yang menghampiri seluruh keturunan adam yang menjabat status mahasiswa program sarjana. Oh ternyata nggak juga, denger-denger di kampus (ekonomi) UI mahasiswanya diberi kebebasan memilih membuat skripsi atau ganti dengan kuliah, program magang, atau juga program lainnya.
gambar
Kasian sekali mereka yang nggak memilih mengerjakan skripsi, ga bisa merasakan kesempatan menjadi mahasiswa seutuhnya, karna yang namanya mahasiswa ya ngerjain skripsi. Apa artinya mahasiswa tanpa pengalaman membuat skripsi sodara-sodara?

Ya., emm.. tapi gw pikir-pikir, gw tidak berkeberatan kalau ga menjadi mahasiswa seutuhnya seperti itu. Dengan demikian gw ga harus terjebak dengan berbagai metode, segala macam pengolahan data. Mau mahasiswa seutuhnya kek, mahasiswa setengah mateng, yang penting studinya kelar. Aku iri padamu wahai teman-teman UI!

Sejak proposal skripsi gw ini disetujui kampus, gw mengurangi proporsi memosting blog supaya bisa lebih terarah pada skripsi. Dan sampai sekarang skripsi itu masih belum selesai. Nasibnya terkatung-katung seperti status guru honorer yang telah mengabdi puluhan tahun di pelosok Indonesia.

Dengan perkuliahan yang masih banyak, tambah ngerjain skripsi pula, gw, semestinya melipatgandakan waktu jaga untuk memaksimalkan kedua kegiatan itu. Yang terjadi kemudian bertolak belakang. Waktu tidur gw sama sekali tidak terusik sedikitpun.

Temen gw yang udah berhasil menyelesaikan skripsi bilang kalo dia sering begadang sampe subuh untuk ngerjain skripsinya. Gw bisa tahan sampe pukul 1 dinihari aja udah bagus. Kasur gw selalu terlihat menggoda seperti biasa.

Sepertinya gw perlu mengubah sudut pandang skripsi dari sebelumnya sebagai batu pengganjal di lintasan menjadi sebuah karya. Dan karya ini ga membutuhkan waktu lama lagi untuk diselesaikan, untuk kemudian dipajang, sehingga abis itu pikiran gw yang tersita bisa bebas lagi.

Catatan Jumat

Di dalam Islam, dari tujuh hari seminggu, ada satu hari yang disakralkan, sebuah hari suci yang dihormati. Kalau para Jewish menyucikan hari Sabath atau Sabtu, maka umat Muslim memiliki hari Jumat. Di hari itu umat Muslim disuruh bersuci dan bebersih diri. Maka ibadah sholat Jumat pun diistimewakan, tak bisa ditawar-tawar bagi umat Muslim, khususnya bagi pria.

Ibadah solat Jumat itu khas. Solat dilaksanakan memakai waktu solat Zuhur, tapi nggak seperti solat Zuhur yang empat rakaat, solat Jumat cuman dua rakaat. Sebagai ganti dua rakaat lagi yaitu khutbah Jumat. Makanya denger khutbah itu wajib, ngomong pas khatib berkhutbah sama aja ngomong pas solat. Dan ngomong waktu lagi solat itu dilarang.

Salah satu ke-khas-an khutbah Jumat bagi gw terdapat pada aturannya. Khutbah dilakukan dua kali setelah azan dan sebelum iqomat berkumandang. Khutbah Jumat itu ga bisa disamain dengan pengajian-pengajian dakwah lainnya. Aturannya jelas, khatib ga boleh mengedepankan emosi en topiknya diupayakan topik standar tentang tauhid. Jadi si khatib ga boleh marah-marah, mengutuk-ngutuk, ngelucu, pokonya yang dapat memacu emosi jamaah lah.

Kalau dihitung-hitung, sejak gw ikut Jumatan, tiap tahun ada 52x Jumat, jadi mungkin ada sekitar 936 Jumat yang telah gw lewati, dikurangi empat-lima kali karna urgensi dalam perjalanan yang ga nemu Mesjid terdekat, sakit tipus, DBD, dll. Insyallah gw ga ikut Jumatan itu bukan karna alasan males, karna gw pernah dapet kualat sekali waktu.

Waktu gw kecil sebelum SD, pernah diajakin Bokap untuk solat Jumat, gw nolak dan lebih milih main-main manjetin pohon jambu yang lagi berbuah lebat. Ga lama setelah itu pegangan gw kelepas, gw jatuh dengan tulang belakang telinga menghantam bagian bertembok di bawah pohon jambu halaman rumah. Gw nangis kejer, sakitnya mak euy. Beruntung cuma memar.

Perkara kualat ini sebenernya ga sekali itu gw alami. Gw juga pernah nolak perintah orang tua waktu nyuruh belajar ngaji ke mesjid. Alasannya di minggu sebelumnya gw udah dapat nilai 8 untuk praktik solat. Gw bolos ngaji dan main-main deket pagar rumah yang ujung tiap tonggaknya itu runcing-runcing. Waktu main itu gw kepeleset, pergelangan lengan kiri bagian dalam gw mengarah ke ujung tiang pagar itu dan menancap dengan sukses. Beruntung lagi nancepnya nggak di bagian nadi.

Dua peristiwa yang bikin gw kapok durhaka untuk hal-hal fundamental seperti itu. Sebuah pelajaran moral bahwa untuk urusan akidah nggak ada tawar menawar.

Angka 900an-kali itu tentu bukan jumlah sedikit untuk sebuah pengalaman berjumat. Tahun 2009 gw Jumatan di Bukittinggi yang bersamaan jadwal dengan agenda Kongres Nasional ISEI ke 18. Karna yang jadi khatib waktu itu Dirut Bank Syariah Mandiri, topik kotbahnya ya ga jauh-jauh dari ekonomi Islam. Pemaparannya bagus, tapi apa entah karna terlalu antusias, si-khatib-yang-dirut-BSM itu ceramah hampir satu jam dan menjadi kotbah Jumat terpanjang bagi gw. Gw jadi berasa lagi ikut kuliah umum.

Tahun 2003 juga jadi Jumatan terpanjang, tapi terpanjang dari jauhnya jarak jalan kaki untuk mencapai mesjid terdekat sekaligus tidur pas kotbah terpanjang, he. Gw jumatan di kawasan danau maninjau, lagi acara homestay perpisahan sekolah sama RombonganSirkus. Mesjid terdekat dengan cottage yang kami tempati itu jaraknya 1.5km. Total bolak balik jadi 3 km. wew…

Karna malemnya kami tidur larut ditambah kecapean akibat jalan jauh ke mesjid, gw en teman-teman langsung tetidur sejak khatib naik mimbar sampe kemudian dibangunin orang waktu udah iqamah. Kebo. Contoh yang salah sodara sodara: tidur di sepanjang pengganti dua rakaat salat!

Ceramah-ceramah Jumat yang gw denger pun macem-macem. Di Masjid depan pasar Batusangkar khatibnya terang-terangan menghujat pemerintah dengan tidak senonoh, di masjid deket simpang asia Padang khatibnya malah menghujat jamaah Jumat sendiri, hahaha. Yang tidur disindir, yang datang telat kena semprot. Tapi alasan kedua khatib itu emosi dapat gw pahami.
gambar
Ada juga gw nemu khatib sontoloyo yang ngelucu pas kotbah. OMG, lha jamaahnya apa karna memang lucu atau segen sama khatib yang udah berusaha ngelucu ikutan ketawa. Heleh heleh.

Yang kajiannya nyeleneh juga ada gw ketemu, di mesjid komplek gw. Topiknya nyangkut tentang pernikahan beda agama. Dengan lantangnya si khatib mengatakan dia lebih rela anaknya kawin sama a#$*ng daripada anaknya kawin dengan orang yang berbeda agama. Kontroversial. Jamaah yang tertidur terbangun seketika. Gw terang ga setuju dengan khatib, kalaupun beda agama namun kalau hidayah datang kan itu mantunya bisa berubah jadi muslim juga, tapi kalo sama a%&*ng apa dikemudian hari bisa berubah jadi orang? Ajaran gendeng.

Kalo katib yang ilmunya mumpuni aja kadang terjebak blunder, gw sebagai jemaah apalagi. Pakaian ga rapi, telat datang ke mesjid, tertidur pas kutbah, terkadang malah kombinasi dari kekeliruan-kekeliruan itu, udah baju ga rapi, datang terlambat, masih sempet juga ketiduran. Astaghfirullah.

Namun perangai gw sebagai jamaah paling keterlaluan terjadi awal semester lalu. Iseng sejadi-jadinya, merasa berdosa seumur-umur. Gw balik dari kampus dan mampir Jumatan di mesjid pinggir jalan. Mesjidnya mulai ramai, gw dapet duduk di barisan belakang deket pintu masuk dengan posisi berhadap-hadapan frontal dengan khatib. Kalau diliat dari mimbar tempat gw duduk itu ‘mudah dijangkau’.

Setelah 15 menitan khatib berkutbah, angin kantuk berhembus. Gw yang duduk bersila mulai menggunakan tangan kiri untuk menopang dagu. Sambil berusaha bertahan supaya nggak tertidur gw iseng ngetuk-ngetukin jari telunjuk kanan ke arloji di pergelangan tangan kiri gw.

Dan pas saat melakukan aksi itulah tatapan khatib mengarah ke gw. Gw kira biasa aja. Tapi selang beberapa detik setelah memergoki tindakan gw yang mengetuk-ngetuk arloji macam Jose Mourinho yang berusaha mengingatkan wasit bahwa waktu telah habis ketika Real Madrid unggul satu gol atas lawannya di masa injury time itu, khatib langsung menutup pengajiannya, “itulah tadi 3 dari 5 sifat istimewa dan kejelekan manusia menurut AlQuran, 2 sifat lainnya Insyaallah kita sambung di lain kesempatan.”

Khatib tentu telah mengira aksi tak santun yang gw lakukan itu sebagai wujud kudeta, bahwa beliau merasa telah banyak mengkorupsi durasi kotbah. Khatib yang baik hati dan pengertian itu dengan rela menyudahi dakwahnya demi seorang jamaah tak tau diri yang tak bisa membedakan mana mesjid mana kamar tidur.

Kalau gw mencatat ini sebagai suatu pengalaman berjumat yang dikenang, mungkin sang khatib juga memberi catatan khusus pula pada karir mimbarnya. Pada satu-satunya lembaran hitam, seorang jamaah dengan nekat mengganggu kekhidmatan dan memotong pengajiannya. Ya, setiap (pria) muslim jelas memiliki pengalaman berjumat masing-masing. How about you?

Di Padang, Enakan Naik Bis atau Angkot?

Di postingan Earth Hour dulu gw sempet cerita program pribadi yang gw kasi nama Personal Vehicle Free Day minimal dua kali sebulan. Bulan lalu program itu berlanjut seminggu lebih karna motor gw rusak. Ada positifnya, program penyelamatan bumi gw bisa berlanjut, perut gw juga jadi lebih ‘terselamatkan’ dengan banyak bakar kalori pas jalan.

Dan untungnya di Padang yang namanya angkutan umum itu accessable. Bisa dibilang available everywhere lah. Ya dibanding dengan kota-kota lain yang gw tau, tersedianya moda angkutan umum di Padang lebih mendingan.

Untuk penampilan kendaraannya sendiri mungkin temen-temen udah pada tau secara udah banyak dibahas media-media nasional kan. Penampilan mobil modis, motif ngejreng, dan spiker gede berdentum dengan musik macam house remix atau band-band melayu mendayu . Anak muda yang naik pada ajib-ajib, orang tua yang naik pada ngucap-ngucap.

Kekurangannya yang paling mencolok si paling betapa kepuasan pelanggan dan keselamatan pengguna jalan lainnya nggak terpenuhi. Suatu kewajaran kalau gw bilang, karna para drivernya nggak dapet didikan ‘per-driveran’ seperti drivernya busway atau bluebird.

Angkutan umum yang paling umum, halah, yang beredar di jalanan raya Kota Padang ada dua tipe: bis kota dan angkot. Dan entah kenapa angkot-angkot itu penumpangnya didominasi kaum hawa, sedangkan para turunan adam banyak yang milih naik bis.

Yang uniknya lagi kalau di bis itu macam ada peraturan tak tertulis naik bis: yang cewek naik dari pintu depan dan duduk di bangku-bangku bagian depan, sedangkan cowok naik dari pintu belakang dan duduk di bangku belakang. Jadi misah gitu. Positifnya itu mungkin bentuk penghormatan pada wanita di angkutan umum di Padang.

Diantara kedua tipe angkutan umum tadi, gw lebih sering naik angkot belakangan ini. Awalnya gw sering nolak naik angkot karna ya itu tadi, angkot itu isinya cewek semua, masak gw ikut juga. Dari esempe trus kuliah tahun awal gw berpantang naek angkot, kecuali esema karna memang adanya cuman angkot untuk ke sekolah.

Tapi lama-lama gw empet juga naek bis, karna kapasitasnya banyak jadi ngetemnya lama….. belum lagi bodinya gede jadi sulit buat nyalip-nyalip pas jalanan padat. Gw sebagai mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Telat alias ALAMAT makin merana jadinya. Mana jarak gw ke kampus bisa sejam perjalanan dengan tiga kali ganti angkutan (maklumlah rumah gw di Tabing Pusat Kota Padang sementara kampus gw ngujubilah jauh di atas bukit).

Sampe akhirnya akhir tahun satu kuliah dulu gw berangkat udah telat banget. Di halte ketemu sama senior yang sekelas kuliah sama gw. Dia nyegah gw naek bis, “Jangan naek bis rif! Lu naik itu ntar nyampe kampus kuliahnya kelar tuh. Mending ikut gw naik angkot.”

Eh bener aja, angkotnya cepet penuh karna kapasitas ga sebanyak bis. Pas macet juga lebih gampang nyelip-nyelip karna bodinya ga segede bis. Gw bisa meminimalisir keterlambatan gw waktu itu menjadi 15 menit saja. Gw senang, senior gw senang, dosen gw nggak.
Dan di angkot itu beneran penumpangnya mayoritas cewek semua. Gw risi jadinya (beneran lho). Tapi kok ya karna penuh duduknya jadi dempetan gitu, tapi hmm… Ga terlalu buruk juga kok, walau sempit-sempit dikit, hmm… hahaha…

Sejak itu gw keterusan lebih milih naek angkot. Karna walau seandainya bis dan angkot itu memiliki keefektifan dan keefisienan yang sama, tapi kalau pilihannya desak-desakkan di bis yang isinya kebanyakan cowok atau desak-desakkan di angkot yang isinya kebanyakan cewek, gw ga perlu mikir lama untuk milih kan? He…

Luas Seperti...

Kalau ada hal yang bikin gw cemas menyangkut kemaslahatan dunia seperti meluasnya kebakaran dan pembalakan hutan, meluasnya kebocoran lapisan ozon di atmosfer, serta meluasnya permukaan laut akibat es kutub yang meleleh, hal tersebut adalah jidat gw yang juga mengalami perluasan.

Seperti juga hal-hal lain tersebut di atas yang terjadi perlahan namun pasti, jidat gw, terutama bagian samping kiri dan kanannya juga meluas secara perlahan. Tahun-tahun awal kuliah gw cukup menyadarinya. Namun karna ingat dulu ada guru SMP gw cerita kalo orang yang jidatnya luas pertanda pengetahuannya juga luas yang dimana guru gw itu ngasih contoh macam BJ Habibie dan Einstein, gw cuekin aja jadinya ini jidat. Lha buktinya emang kedua beliau dan almarhum itu memang demikian, ya gw seneng-seneng aja. Walaupun mungkin aja guru gw itu habis dikibulin juga waktu cerita sama temen-temennya sewaktu jeda ngegosip di ruang guru dan beliau percaya sama ceritanya. He..

Tapi sekarang gw nggak setenang dulu, jidat bagian samping gw sekarang udah hampir sejajar sama cambang. Untungnya rambut gw cukup panjang untuk nutupinnya. Gw mungkin bisa mulai langkah awal pencegahan dengan mulai kurangin ganggu-ganggu atau ngacak-ngacak rambut.

Cara lain mungkin dengan ngasih obat untuk rambut, cuman gw sama sekali ga tau apa dan kemana nyarinya. Gw takut ntar salah milih antara obat rambut atau obat kuat.
Mungkin temen-temen ada yang tau? Gw butuhnya sih segera, karna pacar gw katanya udah berencana ngadain tanding catur di jidat gw ini untuk EMPAT ORANG. Tapi gw jamin pertandingannya akan batal karna setau gw dalam peraturan Federasi Catur Internasional ga ada tuh yang namanya tanding catur untuk berempat orang.,Hahhahaa….

Oya, kemaren tanggal 5 tepat 3tahunan gw sama pacar. Selamat untuk kami..haha

Peserta UAN=Pelaku Kriminal?

Berita-berita tentang UAN yang gw denger kok makin macem-macem aja ya? Ada sekolah yang tiap kelas ujiannya dipasangin CCTV, ada yang toilet sekolahnya dijagain polisi, ada juga yang distribusi soal ke sekolah-sekolah sampe dikawal sama Densus. Kesimpulan gw: peserta UAN di Indonesia udah disamain dengan pelaku kriminal!

Siapa tau aja ada siswa ketengkep CCTV lagi nyontek terus tiba-tiba ada teriakan dari pengeras suara sekolah, “PESERTA UJIAN NOMOR XXXSEKIANSEKIAN ANGKAT TANGAN DAN JANGAN BERGERAK! ANDA SUDAH KAMI KEPUNG!!!”

Atau ada siswa yang lagi permisi ke toilet, pas di depan toilet kena cegat sama si Polisi, “Stop! Anda mau kemana ha!!?”
Siswa: Mau pipis nih pak, ga tahan,…
Polisi: Enak aja, liatin dulu nomor peserta sama kartu pelajar kamu!
Siswa: Ini pak.,udah boleh masuk? Kebelet ba…ngettt…
Polisi: Belum! Kamu saya geledah dulu untuk mastiin ga bawa contekan apapun!
Siswa: Ah kelamaan Pak., damai aja deh gimana? Damai gitu…
Polisi: Ya udah, mana sini ‘tanda damai’nya?? Tapi apa ini kok ada bau pesing?
Siswa: Yaelah bapak kelamaan sih….
Gambar
Atau mungkin juga…. “Nguiiing…nguiiing…(suara sirene maksudnya)”. Warga sekitar udah pada ngumpul, “Ada apa ini, kenapa ada Densus di sekolahan? Ada bom kali ya?”
Tim Densus: “WARGA SEKALIAN DIHARAP TENANG! DI SEKOLAH INI AKAN ADA UAN. DEMI KESELAMATAN WARGA DIHARAP TIDAK MENDEKAT DARI RADIUS 100 METER!!! DALAM DUA JAM KEDEPAN KONDISI AKAN KAMI AMANKAN. AYO SEGERA MENGUNGSI KE TEMPAT AMAN TERDEKAT, DAHULUKAN WANITA DAN ANAK-ANAK.”

Ada-ada aja nih UAN sekarang, apa tahun-tahun berikutnya sudah pakai aparat keamanan PBB atau NATO kali ya?

Pemaaf yang Tak Sebanding

Sore hari lalu gw menonton sebuah berita sore di sebuah stasiun tivi. Disebut berita sore karna beritanya tayang sore hari setelah beberapa jam sebelumnya melewati apa yang disebut siang hari tentunya. Diantara berita-berita skala nasional yang ramai saat ini ada secuil berita yang menyempil, jika dibandingin dengan berita yang sedang heboh, berita ini cuma jadi selingan reportase dari daerah. Gw ga terlalu menyimak beritanya karna ya cuman selingan tadi, tapi gw terpancing dengan orang yang diwawancarai oleh reporter.
Gambar
Kalau ga salah itu berita tentang sengketa-sengketa apa gitu dan baru selesai setelah pihak bersengketa berdamai. Orang itu, yang diwawancarai itu, bilang, “Kita sudah menyelesaikan masalah ini secara baik-baik. Keluarga kami pun mencoba dengan ikhlas memaafkan, bukankah Tuhan saja Maha Memaafkan umatnya, kenapa kita nggak?” Dengar. Ucapan terakhir sepertinya sering kita dengar kan?

Tuhan itu memang sudah adanya Maha Pemaaf, bahkan, seperti yang dikisahkan Abdurrahman bin Ghanmam Al-Daws, ketika Mu’adz bin Jabal mendatangi Rasulullah sambil menangis sesenggukan karna telah berbuat dosa, dengan senyum Rasul berkata, “Allah akan mengampuni dosa-dosamu meskipun dosamu sebesar tujuh bumi berikut lautannya dan menjulang ke langit beserta bintang-gemintang yang ada padanya”. Tu kan, Tuhan akan memaafkan seluruh dosa umatnya yang bertaubat selama bukan dosa musyrik.

Manusia ciptaan Tuhan juga diberkahi nurani lembut untuk memaafkan sesama, tapi ucapan maaf kita sebagai umat manusia yang disertai “Tuhan aja Maha Pemaaf, kenapa kita nggak?” itu seakan-akan kita mencoba menyamai Tuhan. Coba deh, kita memaafkan orang lain, karena kita mengambil perbandingan dengan Tuhan Yang Maha Pemaaf, maka kita coba memaafkan orang yang bersalah tersebut. Bukankah itu sama aja bandingin diri kita dengan Tuhan?

Mungkin maksud kita ngucapin itu memang bukan untuk menyamakan diri kita sama Tuhan, gw bahkan salut dengan orang-orang pemaaf itu dan ingin juga bisa menjadi mulia seperti mereka, tapi akan lebih mulia kalau ketika kita memafkan itu ngambil pembanding yang sepadan, karna untuk itulah Tuhan mengutus Rasul di bumi sebagai panutan. Mbok ya jangan sama Tuhan gitu… ^_^

Yang Terbaru dari Bursa, Ini Baru Bursa!

Tahun 2011 masih di bulan keempat, tapi Bursa Efek Indonesia (BEI)sudah dihiasi gebrakan-gebrakan terbaru. Bulan Februari, Garuda Indonesia Airways (GIAA) menjadi emiten penerbangan pertama yang listing di bursa Indonesia (walaupun sahamnya langsung keok dari sejak hari pertama hingga sekarang, tapi ini tetap sebuah langkah maju). Bulan ini satu lagi sebuah perusahaan pertama di bidangnya yaitu PT. Sejahtera Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), yang menjadi perusahaan Rumah Sakit pertama di BEI. Salut., Harapan gw sih besok lebih banyak lagi perusahaan pada sektor-sektor lain yang bakal ikutan listing, seperti klub sepakbola misalnya (seperti di eropah misalnya)
Gambar
Gebrakan lain BEI adalah sertifikasi halal perdagangan saham yang akan disahkan oleh MUI, dannnnn.... yang paling baru: terintegrasinya tujuh bursa di ASEAN menjadi ASEAN linkage atau ASEAN Exchange! Gw udah coba buka-buka situsnya www.aseanexchange.org , menurut gw MASIH BANYAK hal yang harus disempurnakan dari konsep ASEAN Exchange tersebut. Sehingga dalam beberapa tahun lagi perdagangan saham bisa kita lakukan antar batas ASEAN.
Well gw nunggu gebrakan terbaru lagi dari bursa kita. Ini baru bursa!

Tetap Solat Dulu atau Nggak?

Gambar
Gw ditanya temen, "Rif, kalau lu lagi solat trus ada orang yang ngambil tas yang isinya barang penting ato berharga yang lu taruh di deket lu, lu tetep lanjutin solat atau hentiin orang itu?" Gw menung bentar, tepatnya menung dan mikir, karna ada juga yang bermenung belum tentu lagi mikir...

Habis itu gw jawab, "Gw bakal tahan tu orang."
"Berarti lu batalin solat lu?"
"Solat gw kan bisa ulang lagi habis itu, tapi kalau orang itu terus lari gw ga bakal bisa ngejar lagi". Gw lanjutin, "gw pikir Allah tentu tau alasan kenapa gw batalin solat kek gitu, lagian bukankah dalam agama kita diwajibin menjaga harta kita?"

Gw jawab gitu karna inget cerita ustad, kalau kita lagi berdoa dalam hati trus ada yang ngucapin salam ke kita, kita bisa pending doanya dan menjawab salam itu, karna walaupun dua-duanya itu wajib, tapi kan orang ga tau kita lagi berdoa sehingga kalau kita tetep berdoa bisa menimbulkan wasangka, sedangkan Allah tau urgensi kita.

Apa jawaban gw tadi terlalu duniawi dan salah? Ada tau jawaban yang seharusnya dilakukan dalam kondisi kek gitu?

Earth Hour Day 2009, Gw Ikutan...

Tadi malam ada yang namanya Earth Hour Day. Gw yakin temen-temen udah pada tau apa itu World Hour Day kan? Sebagai warga yang menghuni bumi, gw ikut berpartisipasi dong dari jam 8 dari 9. Walaupun gw tetep nyalain 4 lampu utama di rumah, tapi gw ga nyalain peralatan elektronik lain yang biasanya selalu nyala di jam-jam tersbut. Apalagi kalo bukan komputer dan televisi, atau orang Mexiconya bilang: Telemundo!

Selain hal tersebut di atas, hal yang biasanya gw lakuin atas inisiatif sendiri yang udah jalan setahun belakangan sebagai wujud peduli hemat energi dan lingkungan alam adalah:
- kalo gw malem ga lagi di kamar, lampunya gw matiin,. gitu juga dengan ruangan lainnya
- tiap bulan, minimal dua kali gw kekampus ga makai kendaraan pribadi.,
- tiap belanja di swalayan atau warung, gw menolak menggunakan kantong plastik selama barang belanjaan bisa dihandle sendiri
- sebisa mungkin gw buang sampah pada tempatnya, (kecuali mungkin bungkus permen atau sampah kertas), kalo ga nemu tempat sampah paling ga gw nggak meletakkannya gitu aja di sembarang tempat
- emmmm, dan beberapa hal kecil lainnya, hehe

Sementara itu beberapa sikap gw masih ada yang belum mencerminkan tanda kepedulian pada lingkungan seperti kek boros makai air bersih, penggunaan alat-alat listrik lain yang kurang efektif, dan mmmmm keknya masih banyak lagi deh tapi gw ingetnya yang baik-baik aja he

Jadi, (walaupun belum maksimal) apakah gw ikut menghemat energi dan menjaga lingkungan? Ya, gw ikut!

Obama Says Promise with Cross His Fingers

Ingatkah teman-teman faktor apa yang membuat Obama bisa menarik perhatian bukan hanya penduduk Amerika tetapi juga bagi kita masyarakat dunia, selain fakta bahwa dia adalah kandidat muda nan enerjik dan pendobrak dari kulit hitam? Salah satunya tentu terkait pernyataan beliau yang menentang perang Irak yang dilakukan pendahulunya si Bush itu.

Lihatkah teman-teman apa yang sekarang terjadi di Libya? Amerika beserta Inggris dan Prancis membobardir kawasan yang berkonflik itu. Serangan itu menjadi yang terbesar sejak invasi Irak pada 2003.

Tahukah teman-teman kenapa Obama justru menjadi penerus pendahulunya itu? Tak lain tak bukan tentu gara-gara daya tarik gelimang minyak di sana. Karena jika alasan Amerika adalah demi demokrasi dan HAM kenapa tidak dilakukannya juga pada Tunisia bahkan krisis Mesir sebelumnya yang nyata-nyata 'budak'nya di kawasan Afrika Utara itu?

Biasalah, tabiat lama Amerika...

Mana 'r' nya?

Beberapa minggu lalu gw ada acara ngumpul kaluarga bareng-bareng rame-rame. Di sana ada juga ponakan gw yg berusia 4 taun bernama Abid en udah lama ga ketemu. Pas ketemu dia ngelapor gw tentang kemajuan skill bicaranya yang dulu masih belum bisa nyebut kata yang ada huruf 'r'

Abid: Om, om, abid sekarang udah bisa nyebut huruf 'r'
Gw: Oya, hebat dong,. coba bilang 'pe-sa-wat'
Abid: PE-SA-WAT
Gw: Lho mana 'r'nya? berarti belum bisa nyebut 'r' nih...
Abid: nggg... (termenung mikir-mikir salahnya dimana en sedikit kecewa karna gagal perform ke gw)

Ga lama kemudian dia teriak, "pesawat ga ada huruf R ommmm...ni abid bisa bilang ULARRRRR".
Haha,.

Edisi Saham Pilihan: JSMR

PT Jasamarga Tbk. Adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang infrastruktur jalan tol di Indonesia. Perusahaan ini berdiri dari tahun ’70-an dan hingga sekarang udah membangun lebih dari 500km jalan tol di negri ini yang artinya lebih dari 70% jalan tol di Indonesia itu punyanya Jasamarga.
gambar
Jasamarga mulai listing di bursa pada November 2007 dengan harga perdana Rp. 1950 dan hingga saat ini harganya sudah di kisaran Rp. 3000-an. Walaupun di tahun kedua dan ketiga harga sahamnya sempat turun di bawah harga IPO karna krisis global, namun dengan level harga yang sekarang berarti ada penigkatan nilai saham sebesar 64%-an. Dalam tiga tahun saja.

Saham JSMR layak dikoleksi dengan rentang masa investasi menengah atau panjang, mengingat karakteristik usaha JSMR sendiri di bidang infrastruktur jalan tol, dimana satu proyek jalan tol BEP yang dicapai juga dalam waktu bertahun-tahun.

Dengan peningkatan pesat jumlah kendaraan yang dimiliki masyarakat, kehadiran jalan tol tentu juga semakin dibutuhkan. Walau gw ga setuju jika penambahan jalan jadi satu-satunya solusi. Namun apa salahnya memanfaatkan kelalaian pemerintah dalam mengelola transportasi massal yang nyaman bagi masyarakat? He..

Selama solusi pengendalian jumlah kendaraan bermotor untuk mengurangi kemacetan dan polusi masih belum bisa ditentukan, selama itu masyarakat akan tetap memilih kendaraan pribadi, dan selama itu juga infrastruktur jalan makin di butuhkan. Bahkan sekarang Jasamarga sedang menggarap proyek tol Medan-Tebingtinggi, yang merupakan ekspansinya di Sumatra.

Menurut gw yang perlu diperhatikan yaitu komposisi neraca perusahaannya, atau dalam bahasa IFRS saat ini posisi keuangannya itu saat ini gimana. Hal ini berlaku untuk seluruh perusahaan infrastruktur. Untuk membangun suatu proyek infrastruktur, dibutuhkan dana awal yang sangat besar hingga ratusan miliar rupiah.

Darimana perusahaan bisa memperoleh dana sebesar itu? Tentu pinjam ke bank, pinjaman jangka panjang yang juga berumur bertahun-tahun. Laporan keuangan JSMR tahun 2009 memperlihatkan total ekuitas JSMR sebesar (juta) 7.183.379 dan total kewajiban (juta) 8,608,823 yang berarti 53% pembiayaan usahanya berasal dari hutang. Tahun 2009 masih lumayan jika dibanding tahun 2006 dimana rasio hutang terhadap asetnya mencapai 76%.

Gw ingat saat itu DSN MUI-BAPEPAM tidak menggolongkan saham ini sebagai saham syariah karna porsi hutangnya yang begitu besar, sesuai dengan standar DSN-MUI suatu efek saham dikategorikan tidak halal jika perbandingan hutang dan ekuitasnya lebih dari 55:45. Namun memang begitu karakteristik perusahaan infrastruktur, membutuhkan initial cost yang tinggi, dan salah satu cara memenuhinya ya dengan berhutang.

Walau demikian, secara prospek kedepannya, gw yakin saham ini bagus menjadi pilihan invest jangka menengah-panjang. Selain karena masih minim pesaing, paling nggak hingga pemerintah punya solusi baru dalam mengontrol jumlah kemacetan, dan gw ga yakin hal itu terjadi dalam waktu dekat.

Kalau Terperangkap Bersama Nurdin

Sebuah anekdot yang gw adaptasi

Seorang pemuda ditanya oleh temannya:
Teman pemuda: apa yang akan kamu lakukan jika terperangkap di sebuah ruangan tertutup bersama Nurdin Halid serta seekor harimau buas dan seekor buaya kelaparan? Sementara kamu memegang sebuah senapan yang cuma berisi dua peluru..
Pemuda: Saya akan menembak Nurdin Halid. Dua kali..

Gambar

Saham Garuda Tidak Akan Terbang Setinggi Langit

Tanggal 11 Februari 2011 bakalan jadi sejarah baru lagi bagi dunia pasar modal Indonesia. Garuda Indonesia Airways, maskapai penerbangan Indonesia yang berstatus BUMN, akan ikut melantai di Bursa Efek Indonesia.

Garuda merupakan perusahaan penerbangan pertama yang bakal listing di bursa Indonesia. Pada hari pembukaan perdagangan tersebut, saham Garuda dilepas seharga 750 rupiah per lembarnya.

Beberapa pihak bilang kalau timing go publiknya Garuda sedang tidak tepat ditengah kondisi perekonomian yang kurang bagus dan konflik-konflik politik di negara-negara arab yang memengaruhi jadwal dan ritme penerbangan internasional.

Karena kondisi yang nggak kondusif ini dikuatirkan IPO Garuda mengalami undersubscribe seperti yang dialami secondary IPO BNI 2007 yang momennya bersamaan dengan datangnya krisis global yang diakibatin subprime mortgage.

Dikuatirkan juga karena lagi marak-maraknya kasus mafia di Indonesia akan ada pihak-pihak yang melakukan kecurangan, sementara polemik IPO Krakatau Steel akhir tahun dulu juga belum selesai.

Lepas dari kekuatiran-kekuatiran tadi, apa saham Garuda merupakan tempat berinvestasi yang potensial untuk kedepannya? Menurut gw sih enggak..
Gambar
Sejarah telah mnunjukkan, betapa perusahaan-perusahaan penerbangan itu rawan tumbang. SkyEurope, perusahaan penerbangan terkenal dari Ceko, tiba-tiba menyatakan bangkrut tahun 2009 lalu. Yang paling hot, awal 2010, maskapai paling populer di Jepang, Japan Air Lines (JAL), mendadak ditutup karena dinyatakan bangkrut.

Belum lagi perusahaan-perusahaan penerbangan di kawasan Amerika yang banyak ditutup pada dekade 1980-an dan 1990-an. Film Walstreet tahun 1987 yang dibintangi Michael Douglas juga menunjukkan betapa rentannya industri pesawat terbang di dunia usaha.

Di Indonesia sama aja. Waktu gw kecil dulu ada nama Sempati Air, belum berbelas tahun, perusahaan tersebut bangkrut. Kita juga tau ada Adam Air yang tiba-tiba bangkrut. Yang paling baru maskapai Mandala Air. Setelah tahun lalu manajemen mengumumkan rencana mendatangkan belasan pesawat tipe Airbus, sekarang udah dinyatakan bangkrut.

Merpati Air masih beruntung karena berstatus BUMN padahal mengalami rugi usaha yang diderita bertahun-tahun. Pemerintah akhirnya hanya menggeser daerah operasi Merpati ke wilayah timur Indonesia.

Garuda Indonesia lebih beruntung lagi karna merupakan maskapai intenasional resmi Indonesia. Kerugian yang dialami beberapa tahun, kegagalan pelunasan obligasi kepada Bank Mandiri, konflik dengan serikat pekerja terutama pilot-pilotnya, larangan terbang ke Eropa karena nggak memenuhi syarat untuk beberapa tahun lalu, dan berita-berita negatif lainnya terkait kinerja Garuda sudah lebih menjadi alasan untuk nggak berinvestasi di sana.

Tapi memang gitu kondisi usaha penerbangan. Mereka bergerak di bidang jasa, namun memiliki beban biaya seperti perusahaan manufaktur. Jika perusahaan manufaktur jelas dengan biaya yang besar (bahan baku, pabrikasi), dan hasil dari beban biaya yang besar itu biarkan produk mereka yang ‘bicara’.

Tapi nggak gitu dengan usaha penerbangan, mereka berbeda dengan industri jasa lainnya. Yang pasti mereka harus memiliki armada pesawat (ya iya la..). Maksud gw, baik dengan membeli maupun dengan sistem leasing, jelas membutuhkan biaya besar (ini pesawat loh). Belum lagi biaya perawatan/pemeliharaan, harga bahan bakar yang meningkat sementara tiket dijual semurah mungkin, pengembangan sistem yang terintegasi di bandara-bandara, dan biaya tenaga kerja macam pilot beserta awaknya yang digaji tinggi.

Dengan seluruh biaya yang membengkak itu, mereka dituntut untuk menghadirkan penerbangan murah meriah. Dengan beban sebesar itu, hasilnya harus direperesentasikan oleh pelayanan mereka mulai dari pemesanan tiket hingga kenyamanan sampai di tujuan dengan harapan zero complain. Disinilah keuntungan perusahaan non jasa lain, kinerja mereka secara sederhana cukup diwakilkan oleh produk mereka.

Itu alasan gw kenapa saham Garuda ga bakal menjadi primadona baru pasar modal. Untuk sementara (jangka pendek) memang mungkin harganya akan jauh meningkat sejak hari perdagangan perdana. Tapi setelah itu akan turun kembali ke keseimbangan harga wajar yang udah diramalkan penjamin emisi. Sama kek apa yang terjadi dengan saham Krakatau Steel sekarang yang harganya sudah sesuai perkiraan harga wajar yang ditentukan penjamin emisinya dahulu.

Jadi gitu, bukannya gw ga suka berinvestasi pada perusahaan jasa. Tetapi jika perusahaan jasanya memiliki beban usaha seperti perusahaan non-jasa, gw akan mikir-mikir lagi. Setuju?

Gw Jadi Saksi Mata

Pernahkah teman-teman menyaksikan peristiwa pembunuhan? Gw pernah. Maksud gw, gw benar-benar melihatnya langsung dengan mata kepala sendiri. Tadi pagi. Gw yakinkan peristiwa asli, bukan gw saksiin di film ataupun di tivi seperti konflik berdarah yang lagi ada di Mesir.

Mungkin ada yang mikir gw lagi membual seperti Joyce Reynolds yang ada di dalam novel “Hallowe’en Party”-nya Agatha Christie. Tetapi seperti Joyce itu sendiri, gw bercerita yang sesungguhnya.

Demi keamanan gw bercerita, gw ga akan mengungkap lokasi persis kejadian dan siapa pelaku pembunuhan tega ini yang telah menggorok korbannya.

Ya, korban aksi pembunuhan yang gw liat tadi pagi (dengan curi-curi melihat tentunya, gw ga ingin ketahuan terang-terangan terlihat oleh pelaku) tewas mengenaskan dengan cara digolok oleh pelaku.

Gw ga tau kejadian awalnya apa sehingga peristiwa tadi bisa terjadi. Yang pasti saat awal gw liat, korban sudah berusaha berontak. Korban itu meronta-ronta. Tapi memang sepertinya tenaga pelaku memang lebih kuat. Apa daya gw mau menolong juga ga berani jadinya.

Dengan tangannya yang kuat pelaku mengunci leher korban. Setelah itu lengannya satu lagi yang memegang golok langsung ditebaskan ke leher korban yang entah punya salah apa. Korban itu menggelear-gelepar kehabisan darah.

Oh, sungguh ga tega gw menyaksikan peristiwa itu. Gw juga ga bisa berbuat apa-apa lagi. Diam-diam gw tinggalin tempat itu, gw ga mau jadi terlibat urusan kedua pihak itu. Selain takut juga tentunya.

Di jalan, gw masih saja kepikiran peristiwa yang baru saja gw saksikan secara langsung. Sebuah tindakan tak berkeprimanusiaan. Peristiwa pembantaian ayam potong yang sungguh memiriskan hati..

^_^

Kenapa Cegukan?

Hiik, hiik, hiik.. Hmm, gitu nggak ya nulis suara orang cegukan? Kira-kira saja begitu. (Ada yang mempraktekkan membacanya dan membandingkannya dengan bunyi cegukan asli? He.)

Kalau gw cegukan biasanya langsung disuruh minum air banyak-banyak ditambah dengan sebuah vonis jumawa: itu karna kurang minum tuh..banyakin minum air. Perut kembung, cegukan nggak hilang. Deuh. Atau disuruh nahan napas beberapa waktu, dada sesak, nyawa terancam melayang.

Waktu Behelorens cegukan, gw kasi dia wejangan yang sama. Tapi kemudian gw bayang-bayangin, orang-orang yang terserang dehidrasi di tengah gurun kan nggak ada yang pada cegukan kan ya? Gitu juga dengan atlet-atlet setelah berolahraga yang mengeluarkan cairan tubuh, nggak dehidrasi juga.

Setelah gw cari tau, tenyata cegukan sama sekali tidak berhubungan dengan kekurangan minum (walaupun minum air menjadi solusinnya). Menurut http://wartamedika.com, cegukan disebabkan oleh gangguan yang terjadi pada diafragma, dimana diafragma itu adalah lembaran otot yang memisahkan paru-paru dengan rongga perut yang berbentuk kek kubah.

Ketika kita menghirup udara, diafragma akan bergerak ke bawah yang menyebabkan udara masuk ke paru-paru. Sebaliknya ketika menghembuskan udara, diafragma bergerak ke atas. Nah, terkadang gerakan diafragma ini keganggu oleh kejang (spasme). Saat kejang diafragma tiba-tiba bergerak ke bawah yang diikuti masuknya udara ke paru-paru dan menutupnya klep tenggorokan secara tiba-tiba pula. Gangguan seperti ini yang menyebabkan cegukan terjadi.

Sedangkan hal-hal lain yang bisa menyebabkan cegukan seperti makan terlalu banyak atau cepat, tertelan udara dalam jumlah besar, rokok dan alcohol, perubahan suhu lambung tiba-tiba seperti ketika sedang menyantap makanan panas lalu langsung minum air dingin, atau juga stress emosional.

Cegukan yang disebabkan hal di atas dapat hilang dengan sendirinya, tapi kebanyakan kita ngerasa keganggu dan nggak nyaman. Untuk menghilangkannya ternyata saran dunia medis memang dengan cara minum air dan menahan napas itu. Namun dengan tambahan air itu diminum secara cepat dan sedapat mungkin air dingin. Untuk menahan nafas pun juga nggak perlu lama, cukup sekitar 10 detik dan dilepas perlahan, yang penting dilakukan beberapa kali. Atau juga bisa dengan menelan gula atau madu sebanyak satu sendok.

Bagaimana dengan cara dikejutkan yang banyak dipraktekkan di film-film? Gw lebih yakin daripada untuk menghilangkan cegukan, teknik kejut kek itu lebih pas untuk menghilangkan penyakit jantung. Penyakit jantungnya hilang, nyawanya juga. Hehe…

Laporan Audit (Blog) Tahunan

Ultah blog gw ini waktunya deketan sama kelarnya ujian semester kemaren. Untuk mata kuliah analisis informasi keuangan disuruh bikin tugas akhir ngoprek-ngoprek laporan keuangan perusahaan-perusahaan terbuka di Indonesia. Mulai dari meringkas profil, manajemen, kinerja keuangan, prospek, sampe laporan auditnya.

Karena ultah blog gw ga beda sebulan dari akhir tahun buku perusahaan, gw jadi tertarik juga bikin laporan audit blog. Dengan dalih iseng, gw akan menyajikan laporan audit blog gw sendiri, dengan format audit laporan keuangan, dan di audit oleh diri sendiri. Hehe

Lho, untuk mengaudit itu bukannya harus dari pihak auditor independen rif?

Hmm,.kalian sepertinya melewatkan paragraf di atas deh.., lagian blog gw ini, gw lapor sendiri, gw audit sendiri, gw kasih opini sendiri, karang-karang sendiri, =)
Ok, here we go…

Febiarif, Kate Beckinsale & Bu Lurah
member of Eyang (cucunya mungkin)

Laporan Auditor Un-independent

Kami telah mengaudit laporan blog INVESTASI!!! tanggal 25 Januari 2010 dan 2011 serta laporan lainnya yang berakhir pada tanggal tersebut. Laporan blog adalah tanggung jawab penulis. Tanggung jawab kami yang tak lain juga adalah penulis itu sendiri terletak pada pernyataan pendapat atas laporan blog berdasar audit kami. Kami tidak mengaudit afiliasi blog ini karna memang tidak ada yang mau berafiliasi dengan blog ini.

Kami melaksanakan audit tidak dengan standar apapun, kalaupun ada mungkin itu hanya standar sepeda motor yang sedang parkir di halaman. Standar itu mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan bahwa laporan blog bebas dari salah tulis material, dan bebas sebebas-bebasnya . Suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar suka suka, serta bukti lainnya. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip ketidak-adilan yang dibuat penulis, serta penilaian terhadap penyajian laporan blog secara keseluruhan berdasarkan mood.

Menurut pendapat kami, setelah leyeh-leyeh tidak tentu waktu, laporan blog yang disebut di atas menyajikan secara WAJAR, DENGAN MENGESANKAN (WDM), dalam semua hal yang material, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut melenceng dengan prinsip kewarasan yang berlaku umum di Indonesia.

Febiarif, Kate Beckinsale & Bu Lurah

Ttd.

Ultah INVESTASI!!! yang Ke Dua

Assalamualaikum….. udah tau? Ini hari kiprah blog gw udah 2 TAHUNNN.. yiaaaiiii…
foto

Selama setahun ini sejak tahun lalu, gw udah entri 58 postingan yang berarti ada peningkatan produktivitas sebesar 26%. Jumlah kunjungan tercatat pun ikut naik. Per tanggal 25 Januari ini ada 6861 kunjungan, meningkat 121% dari tahun lalu sebanyak 3100 kunjungan. Trima kasi kaka.. Beta senang..,

Selama setahun ini juga gw berbagai nerima masukan, kritik, dan saran mengenai blog INVESTASI!!! ini. Mulai dari vandalisme tatabahasa yang menyimpangi EYD, cerita yang kurang ilmiah atau tulisan terlalu serius (masukan yang kontrarian)
, serta tampilan lamannya. Untuk kedepannya moga lebih berkualitas. Trima kasi kaka.. beta senang..

Barangkali yang jadi perhatian di tahun kedua ini kok ya judulnya INVESTASI tapi tulisannya kemana-mana. Hmm.,kan kepanjangannya udah gw pampangin di bawah judulnya, hehe.
Gw akuin salah satu tujuan blog ini dulu buat tempat cerita segala hal tentang pasar modal disamping cerita-cerita lainnya, tapi memang tahun ini dikiiiittt banget gw cerita tentang itu. Padahal banyak momen-momen luar biasa pasar modal Indonesia yang terjadi. Indeks yang berkali-kali nembus rekor, bursa Indonesia yang kembali perkasa di Asia Pasifik, masuknya emiten-emiten baru, dan momen-momen lainnya kelewatan sama gw. Insyaallah taun depan porsinya diperbanyak.

Tentunya masukan temen-temen gw tunggu lagi agar kita semua senang., trima kasi kaka…
Behelorens: Itu bang kata dosen kita buk yurni, sifat sirik, iri, dan dengki itu bawaan Belanda waktu ngejajah kita dulu…
Gw: bukannya sifat bawaan Belanda itu devide et impera?
Behelorens: Iya.. tapi devide et impera itu kan datangnya dari sirik sama dengki itu
Gw: lho., datangnya bukan dari perintah pemimpinnya??
Behelorens: Aaahh..bukan gitu maksudnyaaa….
Gw: Atau sirik itu nama pemimpinnya? Sirik van Holen??
Behelorens: Hahaha…

Sewaktu di jalan menuju kuliah di kampus Jati dari kampus Limau Manih, ada dua skuter lewat, yang satu memasang semacam kantong cargo dibelakangnya skuternya. Sama yang bawa skuter kantong tersebut diisi dengan buku-buku kuliah
Behelorens: Kalo kek gitu ga perlu bawa tas lagi ke kampus bang..
Gw: kenapa?
Behelorens: kan udah ada kantong dbelakang skuter itu buat narok buku…
Gw: Iya ya., nah kalo yang itu ga perlu bawa sepeda motor lagi… (sambil nunjuk skuter satu lagi)
Behelorens: kenapa gitu?
Gw: ya kan udah bawa skuter, masak bawa motor juga.,gimana caranya coba?
Behelorens: hahaha…iyaaa….

Trus Behelorens cerita lagi tentang ponakannya
Behelorens: ponakanku si Aini udah ga lucu lagi bang, ngomongnya kek BernardBear gitu..(sambil niru-niruin gaya ngomong BernardBear)
Gw: Masih mending dong kayak BernardBear, daripada kalo ngomongnya kayak Sule? Masak ntar kita ngajak ngomong, dia bilang “Oo..tidak bisaa..”
Behelorens: Whahaha… iya iya betul, masih syukur juga ya kayak BernardBear, ga kebayang kalo ngomongnya kayak Sule…

Demi Garuda

Kalau kita buka-buka lagi buku pengetahuan umum yang pernah kita gunakan dahulu sewaktu jaman esde-esempe, atau yang sekarang digunakan oleh adek-adek kita di sekolah, di halaman yang mencantumkan jenis-jenis hewan yang dilindungi di jagat raya ini, kita akan tau bahwa binatang BADAK merupakan salah satu diantaranya.

Penampilan fisiknya jauh dari indah dibanding Merak dan tidak segagah Harimau, dia juga sama sekali ga mengesankan penampilan berwibawa seperti Garuda yang sama-sama dilindungi.
Ciri khasnya yaitu cula yang terdapat di bagian hidung serta kulit yang menutupi tubuh dan wajahnya: TEBAL. Dikategorikan dilindungi karena populasinya udah sangat langka dan sangat sulit ditemukan bahkan di habitatnya sendiri. Perkembangbiakan Badak pun ibarat musim: kemarau.

Di tengah pelestariannya yang ekstra itu, keknya petugas konservasi ga nyadar kalo sebenarnya ada satu Badak yang lolos dari perhatian, padahal Badak tersebut berkeliaran di Jakarta yang padat penduduk, tepatnya di kawasan Senayan. Lebih mencengangkannya lagi Badak tersebut memiliki kantor yang bernama PSSI. Para supporter Timnas Indonesia memberi nama Badak bermuka tebal itu: NURDIN HALID.


Tak ada satu kebanggaan pun yang diperoleh Indonesia sejak dipimpin si Muka Badak itu. Melihat prestasi tim Merah Putih, mungkin di buku pengetahuan umum terbaru, Timnas PSSI juga dicantumkan dalam daftar dilindungi, karena langkanya prestasi yang diraih.

Melihat performa di AFF Suzuki Cup terakhir, gw ga nyalahin para pemainnya yang sudah berkontribusi maksimal, gw salut pada Riedl dengan disiplinnya, dan gw bangga dengan supporter yang sportif en ga rusuh, bukan politik yang mendamaikan Indonesia, bukan pemerintah yang menyatukan kita, tapi cukup sepakbola. Sepakbola pula yang menyatukan kita untuk setuju menyalahkan PSSI sebagai biang keladi!

Kemenangan telak atas Malaysia dan Laos pada babak penyisihan yang jadi kebanggaan? Apa sih, Indonesia pernah mengalahkan Filipina dengan skor lebih besar di AFF 2002 dengan skor 13-1.

Firman Utina yang memperoleh MVP yang dibanggain? Apa sih, tanpa mengenyampingkan gelar yang didapat Firman, sejak AFF tahun 2000 selalu ada aja pemain Timnas selalu memperoleh gelar topskorer, tapi sekarang nggak.

Penampilan impresif timnas yang menjadi finalis yang membusungkan dada? Apa sih, kalau cuma final udah empat kali kita capai, udah biasa, bahkan tahun ini sudah memakai tenaga pemain naturalisasi, tetep aja nggak juara.

Ada yang ga setuju sama pandangan gw? Tapi faktanya, secara grafik, penampilan timnas di ajang AFF dari tahun ke tahun malah menurun. Itu baru di AFF Cup, di ajang SEA Games 2009, Timnas menurunkan tim yang udah dibina di Belanda selama dua tahun, hasilnya: tiga kali main babak penyisihan, tiga kali kalah, oleh Laos pula, jadilah juru kunci grup.

Di Piala Asia, jika tahun 2004 Timnas meraih satu kali menang dua kali kalah, di tahun 2007 grafiknya juga sama, tapi ketika itu Indonesia jadi tuan rumah. Jadi selama tiga tahun timnas ga ada peningkatan apa-apa padahal udah dikasi ‘bonus’ sebagai tuan rumah! Malah lebih nyedihin lagi karena untuk Piala Asia 2011 Indonesia ga lolos kualifikasi. Grafik menurun lagi.

Piala Dunia? Oh, gw bahasnya kejauhan, belum nyampe-nyampe sana..

Hal-hal kek gitu yang digunain si Muka Badak Nurdin Halid untuk membesar-besarkan hati supporter Timnas Indonesia. Padahal satu-satunya yang akan membuat supporter senang adalah lengsernya dirinya sebagai Ketua Umum PSSI. Sekarang juga!

Harapan supporter keknya sulit tercapai karena walau Presiden Indonesia sudah berganti beberapa kali, bahkan FIFA udah mengeluarkan ultimatum ke PSSI, tapi ketua umum PSSInya masih elu lagi-elu lagi, bukankah dia seharusnya sadar diri.
Bukankah kita akan jadi berfikir bahwa satu-satunya hal di muka bumi yang akan melengserkan Nurdin (seperti badak-badak lainnya) adalah kepunahan dan ditembak pemburu liar??? Bukankah demikian?