Antisipasi Penipuan Lowongan Kerja 2

Sebagai mantan job hunter, terkait cerita yang sebelumnya, saya sedikit mau cerita pengalaman dan pendapat. Bagaimana agar dapat menghindari penipuan-penipuan lowongan kerja yang banyak beredar di internet. 

Langsung yak, 

1. Cross check ke web/telpon resmi perusahaan/instansi, 
Jangan ke web/no telpon yang tertera di undangan atau email yang ngundang kita itu. (Paling nggak tips ini berlaku untuk perusahaan yang sudah skala menengah dan besar. Kalau untuk perusahaan kecil skala lokal yang nggak punya web saya belum ketemu cara antisipasinya) 

Dari mana bisa mendapatkan link web resmi dan nomor telpon resmi perusahaan? Di google ada mah. Brosing jago, media sosial aktip, masa nyari itu aja ga bisa. 
Cross check bisa juga dilakukan dengan kenalan yang kita tau yang memang sudah bekerja di intansi tujuan. 

2. Perhatikan detail undangan. 
Kalau seandainya hanya berupa SMS/email, cek lagi sesuai poin 1 di atas. 
Kalau ada suratnya, lihat-lihat suratnya, ada sesuatu yang hasil crop-an nggak, ada logo yang janggal atau penempatannya yang nggak proporsional nggak? Ada penomoran dan penanggalan yang salah nggak? Alamat perusahaan dan alamat webnya bener nggak?
Deskripsi kerja nggak jelas, bidang usaha perusahaan yang diterangkan cocok nggak dengan aslinya?


3. Too good to be true
Waspada janji yang terlalu muluk. Tahapan tes sedikit, gaji besar yang sudah di-state dari awal, penggantian biaya selama tes, bonus-bonus ini itu. 
Memang, ada perusahaan-perusahaan yang memang ngasih itu semua, tapi nggak pernah ada perusahaan yang segamblang itu menjabarkan di awal, apalagi masih pada tahap tes dan disampaikan tidak dengan cara tatap muka langsung.  

Kalau antisipasinya itu dulu, Insyaallah ntar kalau keinget ada tambahan, saya tambahin deh. 







Tidak ada komentar: